Sistem, Integrasi dan Migrasi

Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu rangkaian komponen yang saling bekerjasama untuk menjalankan suatu fungsi untuk menghasilkan suatu output yang diinginkan. Diamana bila suatu bagian atau sub bagian ada yang terganggu, maka bagian lain juga ikut terganggu dan sistem tidak berjalan sempurna.

Berikut adalah pengertian sistem menurut para ahli :

O’brien

Sistem adalah sekelompok komponen yang saling berhubungan, bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama dengan menerima input serta menghasilkan output dalam transformasi yang teratur.

Prof. Prajudi

mengatakan bahwa Pengertian Sistem yaitu suatu jaringan dari prosedur-prosedur yang berhubungan satu sama lain menurut skema atau pola yang bulat untuk menggerakkan suatu fungsi yang utama dari suatu usaha atau urusan.

Contoh sistem dapat dilihat dalam sistem pencernaan. Dalam sistem pencernaan tujuan dari sistem pencernaan adalah menghancurkan segala makanan yang masuk, mengambil kandungan yang ada di dalamnya lalu membuangnya lewat anus. Itu dapat berhasil terjadi jika semua komponen yang terlibat didalamnya dapat bekerja dengan baik. Namun jika salah satu saja ada yang tidak beres. Maka anda akan mengalami penyakin gangguan pencernaan.

Migrasi adalah peristiwa berpindahnya sekelompok hewan maupun tumbuhan yang tinggal di daerah tertentu dan pindah ke tempat lain. Dalam banyak kasus, organisme bermigrasi untuk mencari sumber-cadangan-makanan yang baru untuk menghindari kelangkaan makanan yang mungkin terjadi karena datangnya musim dingin atau karena populasi yang berlebihan.

Migrasi bisa dicontohkan misalnya semut yang sedang berada yang dititik A. Semut biasanya suka manisan. Dititik A, sudah tidak ada lagi makanan yang berbau manis. Dan pada akhirnya semut berpindah ke titik B untuk mencari tempat yang banyak makanan manis.

Integrasi itu merupakan proses penyatuan unsur-unsur yang baru yang masuk kedalam sistem yang lama. Sehingga sistem tersebut perlu melakukan penyesuaian sehingga unsur-unsur baru tersebut dapat menyatu dengan sistem dan tak terlihat seperti banyak perubahan. Sehingga unsur baru tersebut terlihat seperti bagian dari sistem yang sudah ada.

Integrasi dapat dicontohkan misalkan suatu masyarakat di lokasi A selalu melakukan musyawarah disana setiap minggu dimana masyarakat disini selalu sejalan arah pikirannya sehingga jarang menemui perbedaan pendapat yang bahkan tidak pernah. Kemudian 6 warga pindahan tinggal di lokasi A sebagai warga baru dan tentunya wajib mengikuti musyawarah. Sejak kedatangan warga baru itu, musyawarah selalu panas. Untuk mengatasi hal itu. Akhirnya dibuatlah sistem baru untuk menanggulangi perbedaan itu, yaitu dengan memungut suara. Sehingga siapapun suara terbanya, keputusan itulah yang diambil. Pada akhirnya solusi itu disambut baik oleh semua warga termasuk 6 warga baru itu. Walaupun ada sedikit sistem yang berubah namun musyawarah tetaplah musyawarah.

 

Sumber :
www.wikipedia.com
http://kumpulanpertanyaanpenting.blogspot.com/
http://www.pengertianpakar.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s