Integrasi Data, Integrasi Software dan Integrasi Middleware

Integrasi data adalah proses penggabungan data dari database yang berbeda dan dijadikan satu disebuah tempat penyimpanan seperti gudang data (warehouse) untuk mempermudah user melihat dan menganalisis suatu data pada suatu lingkungan kerja tertentu.

Syarat integrasi data dapat dipenuhi dengan berbagai cara seperti konsisten dalam penamaan variabel, konsisten dalam ukuran variabel, konsisten dalam struktur pengkodean dan konsisten dalam atribut fisik dari data. Masalah-masalah yang ada pada integrasi data yaitu heterogenitas data, otonomi sumber data, kebenaran dan kinerja permintaan.

Integrasi data dapat dicontohkan misalnya suatu perusahaan jasa pengiriman barang memilika banyak sekali cabang diberbagai daerah. Disetiap cabang, mereka mempunyai website khusus untuk menyimpan data transaksi yang hanya ada pada cabang itu. Integrasi data itu yaitu melakukan penyatuan data dari sumber yang berbeda. Sehingga dalam kasus ini, kantor pusat membuat satu website khusus dimana semua data transaksi dari seluruh cabang yang tersebar dapat dilihat hanya dalam satu website.

Middleware merupakan software yang menghubungkan bagian-bagian berbeda pada sebuah aplikasi atau rangkaian aplikasi. Middleware dapat diumpamakan menjadi beberapa bentuk, pertama middleware sebagai semacam lem yang menyatukan sebuah jaringan dan komputer-komputer yang terhubung di dalamnya.

Jadi, Integrasi middleware merupakan sistem perangkat lunak yang menawarkan jasa runtime untuk komunikasi, pelaksanaan integrasi aplikasi, pemantauan dan operasi.  Fungsi utama dari middleware adalah untuk membantu membuat pengembangan aplikasi sederhana. Hal ini dilakukan dengan menawarkan abstraksi pemrograman umum, menutupi heterogenitas, memberikan sistem operasi fundamental dan perangkat keras, dan masking tingkat rendah rincian pemrograman.

Contoh implementasi integrasi middleware yaitu koneksi antara web server dengan sistem database seperti ODBC, OLEDB, dan JDBC. Hal ini memungkinkan pengguna meminta data dari database dengan cara bentuk yang ditampilkan pada web browser. Sebagai imbalannya, server Web mengembalikan halaman Web dinamis sesuai dengan permintaan dan profil pengguna.

adalah perangkat lunak untuk komputer pribadi yang menggabungkan fungsi yang paling umum digunakan dari banyak program perangkat lunak produktivitas dalam satu aplikasi. Bisanya integrasi software terjadi jika software mengirim (expor) atau memasukkan (impor) data-data secara real time dari software lain untuk mengerjakan tugas tertentu. Sehingga sebuah pekerjaan dapat dilakukan dengan cepat tanpa harus membuka sebuah aplikasi yang berbeda untuk sebuah tujuan tertentu.

Salah satu contoh dari integrasi software adalah jika kita memakai Internet download manager. Di aplikasi tersebut dapat mengunduh semua jenis file. Dia termasuk dalam integrasi software karena setelah kita selesai mengunduh file, kita bisa langsung membuka file yang kita unduh dengan aplikasi lain tanpa kita buka terlebih dahulu aplikasinya dan bisa juga langsung menuju tempat penyimpanan tanpa harus pergi ke mycomputer secara manual.

 

Sumber :

https://gheagayatri.wordpress.com/2012/02/28/integrasi-data-dalam-basis-data/

http://www.scribd.com/doc/56242001/Pengertian-Middleware#scribd

https://putunoviambariani.wordpress.com/

Iklan

Satu tanggapan untuk “Integrasi Data, Integrasi Software dan Integrasi Middleware

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s